Korea Selatan

TATA KRAMA KOREA SELATAN
 
Belum terpengaruhi dengan perkembangan jaman yang telah banyak meninggalkan nilai kesopanan, Korea sebagai negara yang maju dan berkembang dengan cepat tetap memegang kebudayaannya. Tata krama serta kesopanan masi dijunjung tinggi di negeri ini.

Korea Selatan sekarang ini menjadi salah satu negara yang termahal dalam urusan pariwisatanya. Wajar saja sih, karena hal tersebut seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan, terutama wisatawan asing di luar Korea itu sendiri. Pesona pariwisata Korea Selatan juga didukung dengan berkembangnya atau makin meluasnya demam Korea, baik itu lewat musik, film, drama, maupun acara-acara hiburan lainnya.
Buat yang mau ke Korea Selatan, ada beberapa hal yang perlu diketahui terkait soal etika di negara ini. Sebenanrnya, nggak Cuma di Korea sih kita harus mengikuti etika atau budaya atau kebiasaan di negara setempat, tapi kali ini saya mau mencoba member informasi sedikit terkait hal-hal tersebut.
Korea ini masih di Asia dan untuk orang-orang seperti kita tentu nggak terlalu sulit untuk mengikuti kebiasaan yang biasa dilakukan masyarakat Korea. Mulai dari sopan santun terhadap yang tua, kebiasaan makan, dan lain sebagainya. Perlu dicatat bahwa orang Korea itu menjunjung tinggi soal tata karma menghormati yang lebih tua. Nah, selengkapnya, ini dia:

Salam

Seperti yang sering Anda lihat di drama-drama Korea, saat bertemu, memberi salam atau berpisah, kebiasaan yang dilakukan adalah membungkukkan badan atau menundukkan kepala untuk menunjukkan rasa hormat. Dan salam yang diberikan pun berbeda, biasanya untuk orang yang lebih tua salam yang digunakan adalah "annyonghaseyo/ annyonghasim-nikka", sedangkan untuk orang yang sepantaran atau teman cukup berkata, "annyong/ jal isson-ni".

Dalam Perjamuan Makan

Budaya mengutamakan orang yang lebih tua sangatlah kental di negeri ini, jadi jangan pernah mendahului orang yang lebih tua dalam memulai perjamuan makan. Dan pastikan untuk meletakkan sumpit dan sendok ke tempat semula dan jangan tinggalkan meja makan sebelum orang yang lebih tua selesai makan.

Sepatu

Lepaskan sepatu Anda ketika ingin memasuki rumah seseorang, kuil, restoran ala Korea dan guesthouse. Merupakan standart sopan santun dan sikap menghormati melepas alas kaki.

 
MembungkukMembungkuk ini hal yang biasa yang dilakukan masyarakat Korea. Untuk menyapa seseorang, anda baiknya membungkuk sambil mengucapkan salam kepada mereka. Membungkuk juga bagus dilakukan saat mengucapkan terima kasih dan hal-hal lain. Nggak terlalu sulit, karena di Indonesia sendiri, kebiasaan menundukkan kepala saat meengucapkan terima kasih cukup biasa, tinggal ditambahin membungkukkan badan saja.

Kalau mau berkenalan, membungkuk sambil diikuti menjabat tangan mereka. Jadi ucapkan salam, berjabat tangan, dan sambil membungkuk. Itu hal yang biasa dilakukan. Membungkuk berarti kita menghormati orang tersebut.
  
Menambahkan kata “yo” di akhir kalimat
Hal ini jika anda mau mempelajari beberapa kosa kata dalam percakapan Bahasa Korea, jangan lupa untuk menambahkan kata “yo” di akhir kalimat. Bahasa Korea memiliki tingkatan tertentu, sama seperti Bahasa lain, seperti Bahasa Jawa, Sunda, dan banyak daerah lainnya di Indonesia. Ada bahasa yang harus digunakan untuk orang tua atau orang yang baru dikenal seperti bahasa halus, dan ada juga bahasa kasar atau slank yang bisa digunakan untuk sesame teman sebaya.

Serupa dengan aturan bahasa tersebut, di Korea juga demikian. Kata “yo” atau “imnida” di akhir kalimat dalam Bahasa Korea menunjukkan bahwa itu bahasa yang sopan dan harus digunakan kepada orang tua atau orang yang belum akrab hubungannya. Misalnya, mau mengucapkan salam, ucapkan, “annyeonghase-YO,” ya…
  
Etika makan dan minum
Soal etika makan dan minum jika anda bersama orang Korea tentu harus juga diperhatikan. Banyak kebiasaannya, namun beberapa yang bisa saya sebutkan antara lain seperti berikut ini:
Jika dipersilakan duduk, baru duduk (ya biasalah ya…) Kemudian, untuk memulai makan juga demikian. Si tuan rumah biasanya akan menuangkan air pada tamu, terima air tersebut dengan mengangkat gelas sedikit dan memegangnya satu tangandengan tangan lainnya pada yang berada di dekat pergelangan tangan.
Jika saat itu ada orang tua, minum jangan menghadap depan. Agak memalingkan muka untuk menunjukkan kesopanan anda. Dan jangan lupa, letakkan sumpit di samping mangkuk atau di atas meja jika sudah selesai makan. Cara memegang sumpit atau sendok juga perlu diperhatikan. Sumpit jangan disilangkan saat makan, dan sendok pegang seperti biasa adat kita. Namun sendok Korea lebih panjang gagangnya. Letakkan di poisisi atas tapi tidak terlalu atas atau tidak di ujungnya. Masih banyak sebenarnya etika makan, tapi semuanya standard internasional, seperti tidak mengecap, tidak berisik, dan lain sebagainya. Jika menggunakan tusuk gigi atau bersin harus ditutup dfan memalingkan muka sedikit. Yang jelas, jangan kumur2 di depan meja makan. Heheheh
  
Etika Obrolan
Jika ingin berkenalan, coba buka topic-topik yang luwes. Sebaiknya menhindari topic-topik yang berat seperti misalnya politik, keadaan negara, dan lain sebagainya. Tapi jangan heran juga jika sewaktu-waktu anda diajak ngobrol soal kehidupan pribadi anda yang mungkin kalau kita bisa dibilang tidak sopan. Misalnya, mereka suka menanyakan usia, keluarga, dan pekerjaan anda serta lain sebagainya. Jawab saja dengan sopan karena ini berarti mereka ingin mengenal anda.

Beberapa di atas adalah hal yang perlu diketahui. Intinya, Korea sangat menghormati orang yang lebih tua. Jadi, dahulukan orang tua dalam banyak kondisi ya… Kalau ada tambahan, silakan saja, semoga bisa berbagi manfaat dengan yang lainnya.

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar